Peraturan More on this category »
SOP More on this category »
Pelatihan More on this category »

Cara Menghitung KPMM Modal Inti dan Pelengkap BPR

Salah satu aspek dalam perhitungan rasio CAR adalah KPMM. Dimana dalam perhitungannya jumlah modal yang digunakan adalah modal inti ditambah dengan modal pelengkap. Dengan adanya aturan baru OJK, setiap BPR diminta untuk memenuhi kewajiban modal minimum dan modal inti minimum. Modal inti sendiri adalah jumlah ekuitas sebagaimana dalam neraca, namun untuk labanya diperhitungkan hanya sebesar 50% setelah pajak. Sementara modal pelengkap adalah cadangan revaluasi aktiva inventaris, PPAP Umum dll. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dibawah ini:

MODAL INTI
Yang termasuk modal inti adalah: Modal Disetor, Agio, Dana Setoran Modal, Modal Sumbangan, Cadangan Umum, Cadangan Tujuan, Laba Tahun Lalu, Laba Tahun Berjalan, Pajak Tangguhan, Goodwill, Disagio, AYDA yang telah lewat 1 tahun, Rugi tahun Lalu, Rugi Tahun Berjalan.

MODAL PELENGKAP
Yang termasuk dalam komponen modal pelengkap adalah: cadangan revaluasi aset tetap, PPAP Umum, Modal Pinjaman, Pinjaman Subordinasi (mask 50% modal inti)

Atau perhatikan tabel di bawah ini:
kpmm

Catatan:
Untuk modal KPMM dapat juga dilihat pada laporan BMPK, dimana dalam laporan tersebut diminta untuk memasukkan modal KPMM yang dapat didownload pada menu download data pada sistem pengiriman laporan BPR.

CONTOH PERHITUNGAN

Misalkan data sebuah BPR adalah sebagai berikut:
Modal Disetor Rp. 3.300.000, Agio Rp. 0, Disagio Rp. 0, Cadangan Umum Rp. 265.000, Cadangan Tujuan Rp. 265.000, Laba Tahun Lalu Rp. 500.000, PPAP Bank (Lancar) Rp. 57.789, PPAP Kredit (Lancar) Rp. 137.579, ATMR Rp. 5.678.000

Maka:

Rasio KPMM
Berdasarkan tabel di atas, maka:
Besarnya modal:
= Modal Inti + Modal Pelengkap
= 4.455.000 + 195.368
= 4.650.368

Copyright © 2016. Poke Bank - Proudly powered by Blogger